kisah inspiratif : Paku dan pagar

Pernah ada anak lelaki yang berwatak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan teman atau sahabatnya.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia pun sadar bahwa ternyata lebih mudah menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap kali bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata,
"Anakku, kamu sudah baik, tetapi coba lihat berapa banyak lubang yang ada di hadapanmu? Lubang di pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, terutama teman dan sahabatmu, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar ini. Kamu bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kamu meminta maaf atau menyesal, lukanya akan tetap tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik."

Teman dan sahabat adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kamu perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman dan sahabatmu betapa kamu menyayangi mereka.

5 Hewan dengan warna yang aneh

1. Aligator berwarna orange

Sylvia Mythen, seorang nenek 70 tahun dari Venice, Fl, telah menemukan buaya berwarna orange  pertama di dunia. Dia kembali dari bekerja ketika ia melihat seekor buaya. Setelah mengirim gambar untuk stasiun berita lokal dia juga menghubungi seorang ahli biologi yang percaya bahwa buaya tersebut benar-benar hanya setengah-albino. Dia mengatakan dia tidak pernah melihat atau mendengar dari orang lain tentang buaya itu. Tapi Gary Morse dari Florida Fish and Wildlife merasa warna oranye mungkin dari beberapa unsur lingkungan.


2. beruang berwarna ungu
Lihatlah hewan ini aneh! Ya, itu adalah beruang kutub ungu, percaya atau tidak! Ini beruang kutub yang biasanya berwarna putih bisa ditemukan di kebun binatang di argentina. Bulunya tiba-tiba berubah ungu ketika petugas  kebun binatang berusaha untuk merawat kulit dan bulunya, dan sebagai akibat dari perlakuan khusus ini beruang kutub berubah ungu.Warna ungu hanya berlangsung sebentar, tapi itu cukup menggemparkan kota dan tersebar di seluruh berita dunia dan internet.


3. Kadal spiderman
Kadal di foto ini tidak sedang dimanipulasi (bukan manipulasi foto). Ini adalah kadal agamas yang memiliki warna kulit tubuh yang mirip dengan Spiderman. Agamas, yang asli Kenya dapat menjadi hewan peliharaan yang baik, karena mereka menjadi jinak dan patuh jika ditangani secara teratur.


4. Babi bertato
5. Katak Atelopus
Katak Atelopus dikenal dengan banyak nama seperti katak badut atau Kosta Rika Variabel Harlequin Toad. Apapun namanya katak, itu adalah katak neo-tropis yang pernah hidup tersebar cukup luas di seluruh Kosta Rika dan Panama. Spesies ini terdaftar sebagai terancam punah.


baca juga : Misteri Patung Moai di Pusar Bumi 

Misteri Patung Moai di Pusar Bumi






BERENCANA mengunjungi Chili, jangan lupa untuk memasukkan Easter Island dalam daftar tujuan wisata Anda. Salah satu pulau Polynesia ini jauh lebih indah dan lebih memukau dibanding bayangan Anda.

Dalam bahasa Spanyol pulau ini bernama Isla de Pascua, sedangkan dalam bahasa Polynesia pulau ini disebut Rapa Nui.

Semuanya mengacu pada nama yang diberikan Jacob Roggeveen, seorang penjelajah Belanda yang menemukan pulau ini ketika dalam perjalanannya mencari David's island. Demi pendaratannya yang bertepatan dengan perayaan hari Paskah tahun 1722, dia kemudian menamai pulau ini Paasch-Eyland, atau Easter Island.

Para leluhur di Easter Island punya sebuah julukan yang terdengar sangat sesuai untuk menggambarkan pulau ini, dimana mereka dengan bangga menyebut Easter Island sebagai Te Pito o Te Henua atau Pusar Bumi, karena letaknya yang berada di tengah Samudra Pasifik. Menurut sejarahnya, pulau ini terbentuk dari hasil aktifitas tiga gunung berapi bawah laut yang terletak hampir 3.761 km dari Chili.

Selain keindahan dan kelestarian alamnya, pulau terpencil ini juga sangat-sangat terkenal karena warisan budayaannya, seperti sebuah gua yang berisi gambar dan lempengan kayu yang menjadi satu-satunya bukti nyata eksistensi bahasa tulis dalam kebudayaan Polynesia. Selain gua batu dan huruf kuno, Easter Island juga terkenal karena patung-patung primitif Moai yang terbuat dari batuan vulkanik berbentuk kepala raksasa dengan bentuk hidung dan telinga yang kurang proporsional.

Diperkirakan ada sekitar 900 buah patung Moai yang tersebar di pulau ini dengan tinggi bervariasi, dari  2.8 sampai 11.9 meter, dengan bobot sekurang-kurangnya 27 ton.

Sama seperti Batu Stonehenge di Inggris, patung-patung Moai ini pun juga menyimpan misteri tentang bagaimana caranya dan memakai tekhnologi apa hingga mereka bisa dibuat berdiri berjajar di sepanjang tepi pantai dengan punggung menghadap lautan?? Beberapa orang berteori bahwa ini adalah cara masyarakat kuno Polynesia dalam melestarikan kebudayaan dimana mereka mempekerjakan 30 orang selama 1 tahun penuh untuk mengangkat 1 buah patung ke tepi pantai.

Bayangkan kombinasi ini: 30 orang bekerja 1 tahun penuh hanya untuk mengangkat 1 patung, padahal ada 900 patung di Easter Island. Misteri ini akhirnya memunculkan salah satu kemungkinan lainnya, yaitu campur tangan Alien dan pesawat UFO mereka. Sisanya, beberapa ahli sejarah berspekulasi bahwa erosi dan kurangnya pepohonanlah yang memungkinkan hal ini bisa terjadi. Untuk mengagumi patung-patung batu ini dalam frame pemandangan alam yang indah, Anda bisa mengunjungi Ahu Tongariki untuk menyaksikan 15 patung batu yang berkumpul dan masih dalam kondisi prima.

Di kawasan Tahai Complex, Anda bisa mengunjungi situs arkeologis yang berupa rumah batu, tempat upacara adat, dan sebuah pelabuhan kuno yang seluruh bagiannya terbuat dari batu. Selain itu Anda juga bisa mengunjungi Ahu Akivi, lokasi dimana Anda bisa menemukan satu-satunya patung di pulau ini yang dari awal benar-benar menghadap ke lautan.

Selain wisata peninggalan budaya purba, tentu saja Anda bisa menikmati jenis wisata lainnya ketika berada di Easter Island ini. Anda bisa berjalan-jalan di perkampungan nelayan dan melihat keseharian mereka, serta menikmati hasil tangkapan segar yang bisa Anda nikmati juga. Jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Anakena, dimana patung Moai, pasir putih dan deretan pohon Palem menjadikan pantai ini tempat yang sempurna untuk menikmati senja dan membingkai kenangan indah Anda tentang pulau pusar bumi ini.
sumber

Mengetahui penyebab dan mengatasi bahu kaku


Bahu kaku bisa menyebabkan rasa tidak nyaman sampai kesakitan. Ini akan membuat gerakan tubuh juga tidak selincah biasanya. Namun jangan khawatir Ladies, beberapa latihan sederhana di rumah akan bisa membantu Anda mengatasi masalah yang satu ini.

Bahu kaku ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal antara lain: